RESAH

03 Agustus 2010
Tertatih tiap langkahku
Hanya untuk yakinkan dirimu
akan tingginya anganku
Membangun sebuah maghligai baru
dengan satu tuju
tuk menggapai Ridlo Tuhan-Ku, Tuhan kita
Namun, angan-angan itu tak kunjung menghampiriku
Rasional, kawan... Begitu saran temanku
Yach... Angan itu hanya sekedar angan
Belum lagi rasa putus asamu itu
Membuatku semakin ingin tuk segera menjauhimu
Menjauh karena jengahku akan sikapmu itu
Sikap yg tak lagi saling
Namun, ku ga sanggup tuk itu
Ada dorongan hati yg memberontak seketika
Berteriak dari relung jiwa...Jangan kau tinggalkan aku
Aku masih membutuhkanmu
Benarkah ini semua???
Ku hanya bisa pasrah kepada-Mu
Ya..Rabbku
Tabahkan dan sabarkan hatiku.

Muhasabah Cinta

02 Agustus 2010
Dalam sunyinya malam
daku mencoba mengingat kapan tiba ajalku
Rintihan hati masih terbaring lemas
Lesu tak berujung
Siapkah kita menghadapi itu?
Bekalku belumlah cukup, Tuhan
Apalagi saat ini hanya separuh iman
Yg kupunya untuk-Mu...
Ku butuhkan kesempurnaan imanku
Kuy ingin mati dalam pelukan-Mu, ya ...Rabb
Izinkan aku untuk selalu dekat dengan-Mu
Biarkan ku berkelana dalam nafas iman-Mu
Berikan kucinta yang senafas dengan nafas cinta pada-Mu
Hadirkan waktu-waktu syahdu bersama dalam naungan hati
Hati yang benar-benar tulus dan dilandasi ikhlas qalbu 
Sepenuh jiwa yang hadir dari lubuk hati yang terdalam
Jika aku terbangun, ku ada yang menyapa lembut
Jika aku berangkat penuhi tanggung jawab, ku ada yang melepas dengan senyuman
Dan jika aku datang, ku ada yang menyambut dengan penuh kehangatan
Hingga terlepas rasa penat dan lelahku
Jika pun ku terbakar emosi, ku ada yang menyirami dengan kata indah nan dingin
Dan jika aku terpaku dan keras, seolah ada embun yang senantiasa menyejukkan mata dan hati

Jengah terkadang aku
Putus asa hampir menerpaku
Kesia-siaan hampir merenggut semangat hidupku
Suatu ketika 
Bait-bait kata yang mengalun runtut
Goresan tinta maya yang jujur itu
Mengalir tak berujung rasanya
Mencerahkan matahati dan alam sadar
Kelembutan kata dan ucapan 
Cerminan manja yang menyapa
Mungkinkan kebersamaan tuk saling ikrarkan hati
Terucap awal sepenuh hatinya
Tanpa noda tanpa cela
Hanya saat ini ku masih meraba
Angan dan kenyataan sangat berkebalikan
Semerbak linier antara cinta dan cinta
Itu yang menjadi kunci saling rasa
Mencintai dan dicintai
Rasa cinta yang terkerucut dalam satu cinta pada-Nya
Mungkinkah ini semua kan tercapai
yang terencana dan terasingkan akhirnya
Biarkan mengalir laksana air sungai 
Sambil berharap dan berdoa
Akankah ini akan menjadi sebuah realita?
Sebuah ujian hati menggema akhirnya
Sungguh dahsyatnya mahadaya coba
Sanggupkah kita bertahan dan mempertahan
Cobalah selalu menghadapinya dengan senyuman kesabaran
Melawannya dengan rasa lepas dan ringan
Menjaga hati dan menjaga diri
Tetapkan hati kuatkan iman
Harapkan perkenan Tuhan
Tanpa tinggalkan noda-noda hitam
Semoga berakhir dengan senyuman indah dan air mata bahagia
Hadirkan asa yang hampir saja hilang

Perilaku Pendiam sebagai salah satu pemicu Kenakalan Remaja

01 Juni 2009
Astaghfirullah...
Semoga Alloh masih memberikan jalan pintu taubat dan hidayah sebagai bentuk kasih sayang-Nya kepada salah satu hamba-Nya.

Anak remaja merupakan anak manusia yang sedang mengalami proses transformasi diri dari anak-anak menuju sebutan manusia dewasa. Usia remaja berkisar antara 15 - 21 tahun bial berkaca pada ilmu sosiologi tentunya. Tipikal remaja sangat rentan dengan perilaku menyimpang sehingga seringkali dikaitkan masa depan seseorang dilihat dari bagaimana masa remaja yang dilaluinya. Apakah selamat si anak melewati fase remaja ataukah tidak. Faktor pendidikan lagi-lagi memegang peranan signifikan dalam pembentukan watak dan perilaku mereka. Baik itu pendidikan formal maupun pendidikan informal. Pendidikan formal tentu saja berasal dari pendidikan sekolahnya termasuk disini ilmu agamanya. Sedangkan pendidikan informal berupa bimbingan dan pendampingan orang tua atau keluarga termasuk lingkungan masyarakat di sekitarnya. Lingkungan sekitar disini bisa berarti keluarga dan tetangga kanan kiri atau juga berarti media yang hari ini gencar memberikan info-info global dan cenderung bebas.
Keberadaan televisi jelas perlu digarisbawahi pengaruhnya terhadap perkembangan anak. Belum lagi kemudahan penggunaan internet yang sekarang bisa diakses lewat handphone dan sudah hampir masuk di semua pedesaan di Indonesia.
Tipikal anak remaja pendiam pun belum menjadi jaminan bahwa si anak akan menjadi anak yang baik. Ternyata istilah pendiam justru mengundang sejuta tanda tanya sebab ada fakta bahwa anak remaja yang memiliki sifat pendiam memiliki potensi luar biasa untuk menjadi liar atau tidak terkendali atau tidak terkontrol. Mengapa? Mereka umumnya cenderung mengikuti nasehat atau perintah namun memendam rasa dan keinginan. Teori fisika tentang pegas yang menyatakan bahwa semakin benda ditekan, benda akan semakin keras terlontar dapat diadopsi dalam implementasinya.
(bersambung)
Lihat http://bandung.detik.com/read/2009/06/18/104902/1149911/486/remaja-pendiam-bukan-jaminan-aman

Teknik Komunikasi, Bagian Manajemen Organisasi sebagai Kunci Eksistensi Gerakan

20 Februari 2009
Ada sebuah cerita sebuah organisasi x katakanlah yang tidak berjalan program kerjanya. Dalam satu tahun kepengurusan, tak satupun kegiatan yang dapat dilaksanakan. Padahal sumber daya manusianya yang duduk di organisasi itulah boleh dibilang kader-kader pilihan dan sesuai dengan kualifikasinya. Entah, karena apa kemudian dalam perjalanannya memilih berjalan sendiri-sendiri. Sehingga alhasil program kerja yang ternyata amat sangat baik (baru tahu akhir-akhir ini saja) tidak terlaksana. Dari fenomena ini, muncul pertanyaan mengapa program tadi tidak terlaksana? Jawaban yang paling mungkin adalah dari sisi manajerialnya. Karena kalau alasan seperti sibuk, repot atau malas adalah sesuatu yang sudah klasik. Terkadang, orang pandai belum tentu sukses dibandingkan dengan orang cerdik. Juga orang cerdas belum sesukses orang yang tekun. Banyak orang pandai, tapi memiliki jiwa kepribadian yang kolot dan congkak. Akibatnya, saling menang sendiri, tidak mau mengerti dan tidak mau diberi pengertian. Dan sangat banyak pemimpin yang belum tahu apa itu ilmu psikologi dan teori kejiwaan. Bahasa kerennya, EQ dan ESQ kita mutlak harus kita miliki. Siapa menghadapi siapa? Bagaimana menjaga komunikasi antara satu orang dengan yang lainnya. Bagaimana karakter orang itu, tujuan hidupnya, latar belakang pendidikan, keluarganya dan sebagainya. Hanya gara-gara salah persepsi dan cara penyampaian walau itu tujuannya baik menjadi penyebab renggangnya interaksi dan silaturrahmi. Meski tujuannya sama untuk menggerakkan roda organisasi misalnya. Nah, atas dasar inilah, dapat diambil pelajaran betapa sikap kehati-hatian kita sebagai seorang figur pemimpin amat dibutuhkan untuk menjaga emosi dan perasaan partner kerja kita.
Semoga dapat menjadi pencerahan buat kita semua.

Deritamu, Deritaku, ... Derita Kita Bersama

11 Februari 2009
Bencana banjir Kencong sebenarnya hal yang sudah biasa terjadi sebagaimana terjadi di tempat lain. Bencana alam yang orang tidak mungkin tahu kapan terjadinya dan tak seorang pun mengharapkannya. Prediksi boleh saja, tapi siapa yang tahu kapan akan terjadi, tanggal berapa, jam berapa dan berapa korbannya? Seperti Panti, akibat gundulnya hutan akhirnya dipastikan bencana hanya menunggu waktu terjadinya. Tapi, siapa sangka hingga saat ini belum terjadi bencana lagi seperti tahun 2006 yang lalu.

Alloh Engkau Dekat

Penuh Kasih Sayang

Takkan Pernah Engkau Biarkan

HambaMU Menangis


Karna KemurahanMU

Karena Kasih SayangMu


Hanya Bila DiriMu

Ingin Nyatakan Cinta

Pada Jiwa-jiwa

Yang Rela Dia Kekasihmu


Kau yang Slalu Terjaga

yang Memberi segala


Alloh Rohman, Alloh Rohim

Allohu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi

Alloh Rohman, Alloh Rohim

Allohu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi


Disetiap Nafas Disegala Waktu

Semua Bersujud Memuji Memuja AsmaMu


Kau yang slalu Terjaga

Yang Memberi Segala…


Alloh Rohman, Alloh Rohim

Allohu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi

Alloh Rohman, Alloh Rohim

Allohu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi


Setiap Makhluk Bergantung PadaMu

dan Bersujud Semesta UntukMu

Setiap Wajah Mendamba CintaMu Cahyamu


Alloh Rohman, Alloh Rohim

Allohu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi

Alloh Rohman, Alloh Rohim

Allohu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi


Ya Alloh Ya Romah Ya Alloh 3x

Ya… Alloh



Koleksi Opick yang lain.
Download mp3 & lirik lagu Opick Cahaya Hati
Free Download MP3